Soal Smart City, Pemerintah Daerah Jangan Merasa Terbebani
![]() |
| Togel Online Terpercaya |
Togel Online - Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Komunitas dan Informatika (Dirjen APTIKA), Semuel Abrijani Pangerapan meminta pemerintah daerah untuk tidak terbebani dalam menyiapkan infrastruktur teknologi, khususnya yang digunakan untuk menerapkan smart city di daerahnya.
Menurutnya, teknologi adalah enabler, bukan menjadi satu-satunya solusi.
''Jadi bukan satu-satunya solusi untuk menyelesaikan atau membangun [smart city] (3921286''''''),'' kata pria yang akrab disapa Semmy ini dikutip dari laman resmi Kemkominfo via Merdeka, Senin (20/5/2019).
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah pusat akan segera menyiapkan satu fasilitas penyimpanan data-data strategis dan aplikasi-aplikasi yang sifatnya umum untuk membantu daerah dalam membangun smar city
''Pemerintah pusat akan menyediakan masterplan pembangunan smart city untuk pemerintah daerah,'' jelas dia.
Kontribusi Kemkominfo yang menyediakan berbagai infrasturktur untuk membantu pemerintah daerah di wilayah 3T agar mendapatkan akses internet yang baik melalui Palapa Ring.
''Palapa Ring adalah suatu proyek pemerintah yang mana menyambungkan semua kota dan kabupaten dengan fiber optik. Sementara untuk pulau-pulau yang terpencil, pihaknya akan meluncurkan satelit pada tahun 2022,'' ungkap dia.
Semmy berharap pemerintah daerah memiliki keinginan untuk berubah menjadi lebih baik dan mendorong masyarakatnya untk lebih maju demi mewujudkan smart city.
''Syarat pertama adalah kemauan kita untuk berubah dan kita harusnya jadi leading dan sebagai leading-nya ini kita jadi tut wuri handayani benar-benar mendorong masyarakat juga berubah,'' pungkasnya.
Ajak Warga Wujudkan Smart City, Qlue Akan Gelar Smart Citizen Day
Komitmen Qlue mewujudkan Smart City semakin dimantapkan dengan kerja sama terbarunya dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).
Bentuk kerja sama tersebut, berupa acara Smart Citizen Day yang akan dihelat pada 28 Maret 2019 mendatang.
Adapun acara ini bertujuan menghadirkan inovasi teknologi Smart City mendorong gerakan yang fokus memberikan dampak sosial di masyarakat.
Dengan dukungan Kemkominfo, sekarang solusi teknologi Qlue siap mendukung program 100 Smart City Indonesia dan sudah diaplikasikan di berbagai kota, institusi dan perusahaan.
''Qlue menyediakan platform berbasis Artifical Intelligence, Internet of Things (loT), serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas kerja dan elisiensi dalam menangani permasalahan kota. Namun, keberhasilan penerapan aplikasi Qlue membutuhkan partisipasi warga dengan pemerintah,'' ujar co-founder dan Chlef Technology Officier Qlue, Andre Hutagalung.
Selain dengan pemerintah daerah, sabung Andre, solusi teknologi Qlue juga dapat diterapkan di berbagai instansi dan perusahaan multi industri untuk mendapatkan berbagai informasi akurat yang berguna untk proses pengambilan keputusan .
Untuk itu, Qlue menghadirkan Smart Citizen Day untuk memperkenalkan berbagai Solusi Qlue kepada pihak publik serta sebagai puncak perayaan smart citizen

Komentar
Posting Komentar