Kapten Hendra Kho, Masuk TNI Terinspirasi Kakek
![]() |
| Togel Online Terpercaya |
Togel Online - Dengan kulit kuning mulus, wajah tampan, mata sipit, dan tinggi bada 180 cm, Hendra Kho sebetulnya layak menjadi aktor laga seperti Willy Dozan atau Andy Lau. Tapi dunia Militer justru lebih menggoda batinnya. Selepas meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Trisakti, 2007, ia pun melamar ke TNI Angkatan Udara.
''Sejak kecil saya memang kepingin jadi tentara. Mungkin saya terpengaruh kakek, Kho Bak Tjoa, yang menjadi pejuang'45 di riau. Beliau di sela-sela acara bedah buku 'Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran' Karya Irawan Santosa di Gedung Joang 45.
Hendra yang kini ia bertugas di Bravo 90 TNI-AU, Bogor, berharap generasi muda Tionghua di Indonesia tak sungkan masuk TNI. Dirinya telah membuktikan selama tujuh tahun berkarir tak pernah merasa ada sikap dan perlakuan diskriminatif dari teman-teman maupun atasannya. Hendra juga menepis tanggapan bahwa keturunan Tionghoa yang menjadi anggota TNI pangkatnya mentol di Kolonel.
''Itu mitos, ada kok yang bisa jadi Jendral. Di TNI itu yang dihitung kompetensi, dedikasi, dan loyalitasnya. Bukan asal-usul etnis atau kesukuannya,'' kata putra dari Djoni kho dan Tjoa Ngang Heng itu.
Ia berharap para orang tua agar memberikan dukungan penuh bila ada anak-anaknya yang bercita-cita ingin menjadi militer.'' Ke depan, kalau kita mau mengabdi tidak cuma di bidang ekonomi dan politik. Dunia militer terbuka lebar kok.'' Cetusnya.
Dari 256 orang lulusan perwira, Hendra tercatat menduduki peringkat ke-32 dari 72 siswa mantra udara, dia berada di urutan ke tujuh dari 10 siswa terbaik.
Selanjutnya, Hendra ditempatkan di Korps Pasukan Khas (Pasukan Komando) TNI Angkatan Udara.
Hendra pernah mendapatkan anugerah tiga tanda jasa, yakini Dhrama Nusa, Wira Dhrama, serta Wira Nusa. Sebelum di Bravo 90, dia pernah menjabat kepala Hukum Pusat Pendidikan dan Latihan Paskhas TNI AU di Bandung. Sejak Oktober tahun lalu, Dia meraih peringkat Kapten.

Komentar
Posting Komentar