Bikin merinding, cacing ini menginvansi Perancis lebih dari 2 dekade
![]() |
| Togel Terbaik |
Togel Online - Selama lebih dari dau dekade, ribuan mahluk besar dan licin diam-diam menyusup ke bawah kaki warga prancis dan perlahan-lahan merusak kehidupan disana.
Mahluk tersebut adalah cacing pipih martil (hammerhead flatworms), spesimen berwarna cerah yang terlihat seperti cacing tanah. Mereka memiliki tubuh yang berotot dan warna-warni dengan kepala memanjang merupai hiu martil, meskipun dalam skala jauh lebih kecil. Cacing ini berukuran lebih dari 1 kaki (40cm), dan hidup di tanah.
Cacing tersebut bukannlah fauna asli Prancis maupun Eropa, melainkan berasal dari Asia, Cacing tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang tukang kebun bernama Pierre Gros ketika menggali di kebun halaman rumahnya. Ia juga mengatakan bahwa cacing tersebut bukanlah berasal dari Eropa. Kemudian ia menghubungi Jean-Lou Justine, seorang professor dari museum Nasional sejarah alam di paris untuk mendapatkan kepastian.
Selama empat tahun, Justine dan rekan-rekannya menyelidiki 111 catatan dan pengamatan yang dikumpulkan oleh sukarelawan dari penampakan di kebun, dari 1999 hingga 2017. Laporan menggambarkan lusinan bahkan ratusan cacing pipih martil di satu lokasi. Para ilmuwan bergidik ngeri ketika mereka selama ini tidak mengetahui telah diinvasi oleh ribuan cacing predator.
cacing pipih hammerhead biasanya hanya ditemukan diwilayah hangat di Asia dan diperkirakan telah berada di Perancis selama puluhan tahun. cacing ini menyebar ke habitat asing seperti Perancis melalui tanah dalam pengiriman tanaman internasional.
Seperti yang di uraikan dalam jurnal PeerJ, cacing pipih martil memangsa cacing tanah dan inverterberata lain di tanah sehingga tampak seperti monster sungguhan. Alasan cacing ini semakin membahayakan karena mampu regenerasi bahkan ketika sudah terputus sekalipun.
Cacing ini dapat bertumbuh kembali menjadi cacing lengkap, bahkan fragmen terpotong mewakili 1/300 dari tubuh cacing. Selain itu tidak ada pemangsa karena cacing martil menghasilkan bahan kimia yang memberikan mereka rasa tidak enak. Bereproduksi secara aseksual, yang memungkinkan satu individu menghasilkan banyak keturunan sehingga jumlahnya semakin melimpah. Cacing-cacing ini pun menguasai ekosistem tanah.
Sebagai predatof invasif, cacing pipih martil cenderung menjadi ancaman terhadap kelimpahan dan keanekaragaman hayati dari invertebata tanah serta ekologi tanah dan siklus kehidupan tanaman. gak terbayang bagaimana jika cacing-cacing itu dibawah kaki kita.

Komentar
Posting Komentar